Cara Agar Penyakit TBC Tidak Kambuh Lagi

Cara Agar Penyakit TBC Tidak Kambuh Lagi,- Ada banyak perdebatan mengenai apakah TBC berulang disebabkan oleh kambuh , sakit lagi dengan strain yang sama TB bahkan setelah pengobatan , atau TB reinfeksi dengan stain baru bakteri .

tbcDiagnosis yang dilakukan pada penyakit TBC aktif biasanya agak sulit. Diagnosis yang dilakukan adalah tes kulit yang biasanya dikenal dengan PPD. Hasil dari tes kulit ini biasanya tergantung dari suatu tanggapan pada sistem kekebalan tubuh dan sering kali tidak berhasil jika jumlah dari CD4 di dalam tubuh jumlahnya berada di 200. Dan lagi pula, karena pada kebanyakan masyarakat Indonesia pernah mengalami infeksi TBC, tes ini jadi jarang digunakan. Oleh karena itulah, diagnosis dari penyakit TBC pada orang dewasa biasanya dilakukan lewat pemeriksaan dahak dengan menggunakan mikroskop untuk membantu menentukan ada atau tidaknya bakteri tuberkulosis yang bentuknya seperti batang yang khas dan dikenal sebagai batang tahan asam atau BTA.

Jika hasil dari BTA negatif, maka dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan X-Ray atau foto thorax. Dan cara lain untuk meyakini bahwa dahak tersebut mengandung TBC bakteri maka bisa dibiakkan di dalam lab. Namun, tindakan ini biasanya akan membutuhkan waktu yang agak lama selama beberapam minggu dan hasilnya juga seringkali negatif atau palsu. Hasilnya negatidf walaupun penderita sebenarnya sudah terinfeksi penyakit TBC.

Jika dokter ingin melakukan pemeriksaan ini, maka biasanya kita diminta untuk menyediakan 3 contoh dahak : contoh pertama di ambil saat Anda melakukan pemeriksaan ke dokter, satu lagi diambil dirumah kita sendiri di pagi esok hari, dan yang ketiga diambil di rumah sakit lagi. Dari ketiga jenis contoh dahak ini biasanya akan diperiksa dengan menggunakan mikroskop. Jika bakteri TBC ini dilihat, maka hasilnya disebut sebagai BTA atau batang tahan asam positif. Tes ini hanya akan berlaku untuk penderita penyakit TBC paru.

Bagaimana TB Menular?

TB adalah penyakit menular yang menyebar terutama oleh partikel udara kecil (droplet nuklei) diusir ke udara oleh seseorang dengan penyakit TB paru atau laring menular, biasanya melalui batuk atau bersin. Tergantung pada ventilasi dan faktor-faktor lain, ini tetesan kecil dapat tetap di udara selama beberapa jam. Harus orang lain menghirup mereka, ia mungkin terinfeksi TB. Probabilitas penularan akan terkait dengan penularan dari orang dengan TB, lingkungan di mana paparan terjadi, durasi eksposur, dan kerentanan host.

Cara agar penyakit tbc tidak kambuh lagi
Berikut, beberapa tips yang diberikan Dokter Spesiali Anak, dr. Mustarim, M.Med, Sp.A. agar terhindar dari TBC:

  • Menjaga kesehatan lingkungan, dan usahakan dalam lingkungan tidak ada penderita Tuberculosis, terutama orang terdekat yang menjalin kontak dengan anak.
  • Imunisasi BCG juga dapat dilakukan untuk mencegah Tuberculosis pada anak
  • Perilaku hidup bersih seperti tidak meludah sembarangan, ventilasi udara rumah bagus, dan pencahayaan yang cukup. Rumah pengap dan cahaya kurang membuat
  • kuman Tuberculosis tumbuh subur. Nah untuk ruangan ber AC usahakan memiliki jendela sehingga pagi hari dapat dibuka agar sinar matahari bisa masuk dan jangan lupa untuk membersihkan AC secara rutin.
  • Makan minumlah yang cukup, dan untuk anak dua tahun beri ASI, dan susu yang cukup untuk memperkuat daya tahan tubuh.
  • Hindari merokok, karena berakibat buruk pada paru-paru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *